MATERI 10 (REFLEKSI PRAKTIK KETERAMPILAN MEMBACA)


REFLEKSI KETERAMPILAN MEMBACA

1.    KELOMPOK 1
Kelompok 1 menjelaskan tentang membaca senyap atau membaca dalam hati adalah membaca yang melibatkan ingatan visual dan mengaktifkan mata dan ingatan. Tujuan utama membaca senyap adalah untuk memperoleh informasi dan pemahaman. Membaca senyap ada dua jenis yaitu:
a.    Membaca Ekstensif merupakan proses membaaca yang dilakukan secara luas, bahan bacaan yang digunakan bermacam-macam dan waktu yang digunakan cepat dan singkat.
b.    Membaca intensif merupakan kegiatan membaca secara teliti dan seksama dengan tujuan memahaminya secara rinci.
Kelompok 1 mengajak beberapa teman untuk membaca senyap sebuah wacana, lalu setelah selesai membaca wacana diminta untuk menyampaikan kesimpulan hasil dari membaca senyap di depan teman-teman yang lain secara bergiliran.

2.    KELOMPOK 8
Kelompok 8 menjelaskan tentang membaca cepat adalah jenis membaca yang mengutamakan kecepatan tanpa harus meninggalkan pemahaman terhadap isi dari bacaan. Kecepatan membaca tergantung pada bahan dan tujuan membaca dan juga pengusaan pembaca terhadap isi bacaan.
Macam-macam teknik membaca cepat terbagi menjadi dua, yaitu:
a.    Skimming adalah teknik untuk mencari gagasan pokok atau hal-hal penting yang ada di dalam bacaan. Contohnya: membaca ensiklopedi, kamus, index, dll.
b.    Scanning adalah teknik membaca untuk memahami informasi dari suatu wacana.
Berikut ini daftar kecepatan membaca yang memadai untuk semua jenjang pendidikan (Nurhadi, 2005:29).
SD/SMP          : 200 kata/menit
SMA               : 250 kata/menit
Mahasiswa      : 325 kata/menit
Mahasiswa Program Pasca Sarjana : 400 kata/menit
Orang Dewasa    : 200 kata/ menit
Cara Mengukur Kecepatan Efektif Membaca
Rumus yang dapat digunakan untuk menghitung dan menentukan kecepatan membaca seseorang. Rumus tersebut sebagai berikut:
Kem = K/Wn × B/SI=......Kpm                 
Keterangan:
Kem : Kecepatan efektif membaca
K      : jumlah kata yang dibaca, singakatan, atau bilangan dihitung 1 (satu) kata.
Wn   : lama waktu tempuh membaca dengan setiap menit.
B      : skor atau nilai tes yang dijawab dengan benar atau skor yang diperoleh.
SI     : skor atau nilai tes ideal atau skor maksimal.
Kpm : kata per menit.

Kpm = Q/t × 60

Keterangan : 
Kpm : Kecepatan per menit 
Q      : Jumlah kata yang dibaca
t        : Waktu dalam Detik 
60     : Satuan detik dalam satu menit 

Contoh :
Erlina membaca sebuah teks dengan jumlah kata sebanyak 1.000 kata. Kecepatan membacanya 5 menit 10 detik. Dengan demikian, Erlina memiliki Kpm 

Q = 1.000 kata 
t   = 5 menit 10 detik atau ( 5 x 60 ) + 10 = 310 detik 
Kpm = 1.000/ 310 x 60 = 193,5 kpm

Komentar

Postingan Populer